Ragam Metode Baca Qur’an

Juni 3, 2015 0 comments adminustrator

Tingginya angka buta aksara al-Qur'an menjadi PR besar para da'i dan pengajar Qur'an di Indonesia.

Meski telah banyak upaya dilakukan tetap masih belum mampu menekan angkat buta aksara al-Qur'an.

Maka dari itu sejak dahulu kala para da'i banyak berupaya memberantas buta aksara al-Qur'an dengan membuat metode baca tulis al-Qur'an guna memudahkan masyarakat membaca al-Qur'an

Berikut ini beberapa metode baca tulis al-Qur'an yang populer di Indonesia:

1. Metode Baghdadiyah.
Metode ini disebut juga dengan metode
“ Eja “, berasal dari Baghdad masa pemerintahan khalifah Bani
Abbasiyah. Tidak tahu dengan pasti siapa penyusunnya. Dan telah seabad
lebih berkembang secara merata di tanah air. Secara dikdatik,
materi-materinya diurutkan dari yang kongkrit ke abstrak, dari yangmudah
ke yang sukar, dan dari yang umum sifatnya kepada materi yang terinci (
khusus ). Secara garis besar, Qoidah Baghdadiyah memerlukan 17 langkah.
30 huruf hijaiyyah selalu ditampilkan secara utuh dalam tiap langkah.
Seolah-olah sejumlah tersebut menjadi tema central dengan berbagai
variasi. Variasi dari tiap langkah menimbulkan rasa estetika bagi siswa
(enak didengar ) karena bunyinya bersajak berirama. Indah dilihat karena
penulisan huruf yang sama. Metode inidiajarkan secara klasikal maupun privat.

Beberapa kelebihan Qoidah Baghdadiyah antara lain :
a. Bahan/materi pelajaran disusun secara sekuensif.
b. 30 huruf abjad hampir selalu ditampilkan pada setiap langkah secara utuh sebagai tema sentral.
c. Pola bunyi dan susunan huruf (wazan) disusun secara rapi.
d. Ketrampilan mengeja yang dikembangkan merupakan daya tarik tersendiri.
e. Materi tajwid secara mendasar terintegrasi dalam setiap langkah.

Beberapa kekurangan Qoidah baghdadiyah antara lain :
a. Qoidah Baghdadiyah yang asli sulit diketahui, karena sudah mengalami beberapa modifikasi kecil.
b. Penyajian materi terkesan menjemukan.
c. Penampilan beberapa huruf yang mirip dapat menyulitkan pengalaman siswa.
d. Memerlukan waktu lama untuk mampu membaca Al-Qur’an

2. Metode Iqro’.
Metode Iqro’ disusun oleh Bapak As’ad Humam dari
Kotagede Yogyakarta dandikembangkan oleh AMM ( Angkatan Muda Masjid dan
Musholla ) Yogyakarta denganmembuka TK Al-Qur’an dan TP Al-Qur’an. Metode
Iqro’ semakin berkembang dan menyebarmerata di Indonesia setelah munas
DPP BKPMI di Surabaya yang menjadikan TK Al-Qur’an danmetode Iqro’
sebagai sebagai program utama perjuangannya.Metode Iqro’ terdiri dari 6 jilid dengan variasi warna cover yang memikat perhatian anak TK Al-Qur’an.
10 sifat buku Iqro’ adalah :
a. Bacaan langsung.
b. CBSA
c. Privat
d. Modul
e. Asistensi

Bentuk-bentuk pengajaran dengan metode Iqro’ antara lain :
a. TK Al-Qur’an
b. TP Al-Qur’an
c. Digunakan pada pengajian anak-anak di masjid/musholla
d. Menjadi materi dalam kursus baca tulis Al-Qur’an
e. Menjadi program ekstra kurikuler sekolah
f. Digunakan di majelis-majelis taklim

3. Metode Qiro’ati
Metode baca al-Qu ran Qira’ati ditemukan KH. Dachlan Salim Zarkasyi (w. 2001 M) dari
Semarang, Jawa Tengah. Metode yang disebarkan
sejak awal 1970-an, ini memungkinkan anakanakmempelajari al-Qur’an
secara cepat dan mudah. Kiai Dachlan yang mulai mengajar al-Qur’an pada
1963, merasa metode baca al-Qur’an yang ada belum memadai. Misalnya metode Qa’idah Baghdadiyah dari Baghdad Irak, yang dianggap metode
tertua, terlalu mengandalkan hafalan dan tidak mengenalkan cara baca
tartil(jelas dan tepat, red.) KH. Dachlan kemudian menerbitkan enam
jilid buku Pelajaran Membaca al-Qur’an untuk TK al-Qur’an untuk anak
usia 4-6 tahun pada l Juli 1986. Usai merampungkan penyusunannya, KH.
Dachlan berwasiat, supaya tidak sembarang orang mengajarkan metode Qira’ati. Tapi semua orang boleh diajar dengan metode Qira’ati. Dalam perkembangannya, sasaran metode Qiraati kian diperluas. Kini ada Qiraati untuk anak usia 4-6 tahun, untuk 6-12 tahun, dan untuk mahasiswa.

Secara umum metode pengajaran Qiro’ati adalah :
a. Klasikal dan privat
b. Guru menjelaskan dengan memberi contoh materi pokok bahasan, selanjutnya siswa membaca sendiri ( CBSA)
c. Siswa membaca tanpa mengeja.
d. Sejak awal belajar, siswa ditekankan untuk membaca dengan tepat dan cepat.

4. Metode Al Barqy
Metode al-Barqy dapat dinilai sebagai metode cepat membaca al-Qur’an yang paling awal. Metode
ini ditemukan dosen Fakultas Adab IAIN Sunan Ampel Surabaya, Muhadjir
Sulthon pada 1965. Awalnya, al-Barqy diperuntukkan bagi siswa SD Islam
at-Tarbiyah, Surabaya. Siswa yang belajar metode
ini lebih cepat mampu membaca al-Qur’an. Muhadjir lantas membukukan
metodenya pada 1978, dengan judul Cara Cepat Mempelajari Bacaan
al-Qur’an al-Barqy.
MUHADJIR SULTHON MANAJEMEN (MSM) merupakan lembaga yang didirikanuntuk
membantu program pemerintah dalam hal pemberantasan buta Baca Tulis Al
Qur’an dan Membaca Huruf Latin. Berpusat di Surabaya, dan telah
mempunyai cabang di beberapa kotabesar di Indonesia, Singapura &
Malaysia.

Metode ini disebut ANTI LUPA karena mempunyai
struktur yang apabila pada saatsiswa lupa dengan huruf-huruf / suku
kata yang telah dipelajari, maka ia akan dengan mudahdapat mengingat
kembali tanpa bantuan guru. Penyebutan Anti Lupa itu sendiri adalah dari
hasil penelitian yang dilakukan oleh Departemen Agama RI. Metode ini diperuntukkan bagi siapa saja mulai anak-anak hingga orang dewasa. Metode
ini mempunyai keunggulan anak tidak akan lupa sehingga secara langsung
dapat MEMPERMUDAH dan MEMPERCEPAT anak / siswa belajar membaca. Waktu
untuk belajar membaca Al Qur’an menjadi semakin singkat.

Keuntungan yang di dapat dengan menggunakan metode ini adalah :
a. Bagi guru ( guru mempunyai keahlian tambahan sehingga dapat mengajar
dengan lebih baik, bisa menambah penghasilan di waktu luang dengan
keahlian yang dipelajari),
b. Bagi Murid ( Murid merasa cepat belajar sehingga tidak merasa bosan
dan menambah kepercayaan dirinya karena sudah bisa belajar dan
mengusainya dalam waktu singkat, hanya satu level sehingga biayanya
lebih murah),
c. Bagi Sekolah (sekolah menjadi lebih terkenal karena murid-muridnya
mempunyai kemampuan untuk menguasai pelajaran lebih cepat dibandingkan
dengan sekolah lain).

5. Metode Tilawati.
Metode Tilawati disusun pada tahun 2002 oleh Tim
terdiri dari Drs.H. Hasan Sadzili, Drs H. Ali Muaffa dkk. Kemudian
dikembangkan oleh Pesantren Virtual Nurul Falah Surabaya.

Metode Tilawati dikembangkan untuk menjawab permasalahan yang berkembang di TK-TPA, antara lain :
Mutu Pendidikan Kualitas santri lulusan TK/TP Al Qur’an belum sesuai dengan target.
Metode Pembelajaran Metode pembelajaran masih belum menciptakan suasana belajar yang kondusif. Sehingga proses belajar tidak efektif.
Pendanaan Tidak adanya keseimbangan keuangan antara pemasukan dan
pengeluaran. Waktu pendidikan Waktu pendidikan masih terlalu lama
sehingga banyak santri drop out sebelum khatam Al-Qur’an.
Kelas TQA Pasca TPA TQA belum bisa terlaksana.

Metode Tilawati memberikan jaminan kualitas bagi santri-santrinya, antara lain :
a. Santri mampu membaca Al-Qur’an dengan tartil.
b. Santri mampu membenarkan bacaan Al-Qur’an yang salah.
c. Ketuntasan belajar santri secara individu 70 % dan secara kelompok 80%.

Prinsip-prinsip pembelajaran Tilawati :
a. Disampaikan dengan praktis.
b. Menggunakan lagu Rost.
c. Menggunakan pendekatan klasikal dan individu secara seimbang.

6. Metode Iqro’

7. Metode Yanbu'a

Adalah suatu kitab Thoriqoh ‎(metode)‎ untuk
mempelajari baca dan menulis serta menghafal Al Qur’an dengan cepat,
mudah dan benar bagi anak maupun orang dewasa, yang dirancang dengan
rosm utsmaniy dan menggunakan tanda-tanda baca dan waqof yang ada di
dalam Al Qur’an rosm Usmaniy, yang dipakai di negara-negara arab dan
negara islam.‎

Juga diajarkan cara menulis dan membaca tulisan pegon ‎(tulisan bahasa indonesia/jawa yang ditulis dengan huruf arab). Contoh-contoh huruf yang sudah dirangkai semuanya dari lafadh Al Qur’an, kecuali beberapa lafadh.‎

8. Metode Ummi

Mengawali awal tahun 2011 Ummi Foundation lahir dengan Metode Ummi dan sistem mutunya.

Sebagai metode yang baru hadir di tengah – tengah banyaknya metode
lain yang sudah ada, Metode Ummi mencoba mengambil positioning sebaga
mitra terbaik sekolah atau lembaga pendidikan dalam menjamin kualitas
baca Al Quran siswa – siswi mereka. Diperkuat dengan diferensiasi
sebagai metode yang mudahcepat namun berkualitas.

Strategi yang digunakan agar Ummi Foundation tumbuh Cepat adalah
dengan memberdayakan SDM daerah sehingga mereka bisa mengembangkan
Metode Ummi di wilayah masing-masing. Sistem manajemen mutu terus
dikembangkan agar terjaga kualitas proses dan produknya seiring dengan
tumbuh pesatnya pengguna Metode Ummi

9. Metode Alif Lam

Metode Alif Lam adalah metode baca tulis al-Qur'an karya Ust Herman El-Hafizh yang disusun mudah, menggunakan rasm 'Utsmani dan disertai instrumen penunjang serta terintegrasi teknologi digital.

Gerakan “Maghrib Mengaji”

Agustus 7, 2020 0 comments adminustrator

Sekarang lagi tren Gerakan Mengaji Maghrib di beberapa wilayah. Ini harus disambut, didukung, dan di terapkan di lingkungan bahkan unit terkecil, rumah tangga.

Gerakan maghrib mengaji di Kota Sukabumi terus menggeliat. Program yang sudah rutin dilakukan tersebut untuk mendekatkan generasi muda muslim untuk belajar dan mendalami Alquran.

Terlebih gerakan maghrib mengaji kembali ditegaskan dan diluncurkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Masjid Agung Sukabumi pada 13 Desember 2018 lalu. Gerakan tersebut awalnya digagas Kota Sukabumi dan kemudian diterapkan menjadi program Jawa Barat.

Gerakan maghrib mengaji di Kota Sukabumi terus menggeliat. Program yang sudah rutin dilakukan tersebut untuk mendekatkan generasi muda muslim untuk belajar dan mendalami Alquran.

Terlebih gerakan maghrib mengaji kembali ditegaskan dan diluncurkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Masjid Agung Sukabumi pada 13 Desember 2018 lalu. Gerakan tersebut awalnya digagas Kota Sukabumi dan kemudian diterapkan menjadi program Jawa Barat.

Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin menghadiri acara Tangerang Mengaji yang diselenggarakan oleh Komunitas One Day One Juz (ODOJ) Dewan Pengurus Area (DPA) Kota Tangerang di Masjid Raya Al-Azhom, Kota Tangerang. Sachrudin mengatakan Pemerintah Kota (pemkot) Tangerang menyambut baik kegiatan Tangerang Mengaji yang memiliki nilai positif untuk mengajak masyarakat Kota Tangerang cinta kepada Alquran. Program atau gerakan seperti ini disebutnya searah dengan slogan daerahnya yaitu kota akhlakul karimah.

a mengapresiasi upaya komunitas yang diikuti oleh ribuan jamaah ini dalam mengenalkan dan mengajak masyarakat Kota Tangerang untuk lebih sering bertilawah. Sachrudin juga berharap agar program ini terus berlanjut untuk meningkatkan ketaqwaan dan keyakinan kepada Tuhan serta menambah rasa kecintaan kita kepada Nabi Muhammad

"Masjid ini pusat peradaban tempat untuk berdakwah, mudah-mudahan dari berdakwah kita semua insya Allah menjadi orang yang sejahtera hidupnya. Setelah bapak ibu pulang dari sini juga semoga ilmunya bisa bertambah dan dapat menerapkan langsung di lingkup keluarga kita," ujarnya.

Manfaat Membaca Al-Qur’an

Agustus 7, 2020 0 comments adminustrator

Selain mengarahkan kita ke jalan yang benar, Al-Quran memiliki banyak keutamaan bagi orang yang membacanya. Berikut ini akan kami bahas 8 manfaatmembaca Al-Quran setiap hari

1. Sebaik-Baik Manusia yang Mempelajari dan Mengajarkan Al-Quran

Sabda Nabi Muhammad SAW, “Sebaik-baik kalian adalah siapa yang mempelajari Al-Quran dan mengamalkannya,” (HR. Bukhari).

2. Pahala Membaca Al-Quran

“Siapa saja membaca satu huruf dari Kitab Allah (Al-Qur’an), maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipatnya,” (HR. At-Tirmidzi).

3. Keutaman Membaca Al-Quran, Menghafalnya dan Pandai Membacanya

“Perumpamaan orang yang membaca Al-Quran sedang ia hafal dengannya bersama para malaikat yang suci dan mulia, sedang perumpamaan orang yang membaca Al-Quran sedang ia senantiasa melakukannya meskipun hal itu sulit baginya maka baginya dua pahala,” (Muttafaq ‘alaih).

4. Pahala bagi Orang yang Anaknya Mempelajari Al-Quran

“Siapa saja membaca Al-Qur’an, mempelajarinya dan mengamalkannya, maka dipakaikan kepada kedua orang tuanya pada hari kiamat mahkota dari cahaya dan sinarnya bagaikan sinar matahari, dan dikenakan pada kedua orang tuanya dua perhiasan yang nilainya tidak tertandingi oleh dunia. Keduanya pun bertanya, ‘Bagaimana dipakaikan kepda kami semuanya itu?’ Dijawab, ‘Karena anakmu telah membawa Al-Qur’an,” (HR. Al-Hakim).

5. Al Quran Memberi Syafa’at kepada Ahlinya di Akhirat

“Bacalah Al-Quran karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafa’at kepada para ahlinya,” (HR. Muslim).

“Puasa dan Al-Quran keduanya akan memberikan syafa’at kepada seorang hamba pada hari kiamat…” (HR. Ahmad dan Al-Hakim).

6. Pahala bagi Orang yang Berkumpul untuk Membaca dan Mengkajinya

“Tidak berkumpul sauatu kaum di salah satu rumah Allah SWT, sedang mereka membaca kitab-Nya dan mengkajinya, melainkan mereka akan dilimpahi ketenangan, dicurahi rahmat, diliputi para malaikat, dan disanjungi oleh Allah di hadapan para makhluk dan di sisi-Nya,” (HR. Abu Dawud).

7. Dapat Menentramkan Hati

“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram,” (QS.13:28).

8. Dapat Menyembuhkan Penyakit

“Hendaknya kamu menggunakan kedua obat-obat: madu dan Al-Qur’an,” (HR. Ibnu Majah dan Ibnu Mas’ud).

Program Keluarga Qur’an

Juli 15, 2016 0 comments adminustrator

Mempunyai anak yang pandai mengaji dan menjadi seorang Hafizh Qur’an, merupakan impian setiap orang tua. Oleh karena itu, kita sebagai orang tua memasukkan anak kita ke tempat belajar mengaji. Akan tetapi, semua itu harus didukung dari peran orang tua dirumah. Bukan hanya anak tapi mengaji juga dimulai dari orang tua sebagai teladan rumah tangga.


Orang tua harus bisa memberikan contoh terlebih dahulu, agar anak tersebut bisa mencontoh orang tuanya. Seperti adanya program maghrib mengaji, orang tua harus membiasakan mengaji dan mengajar anak membaca Alquran setelah salat maghrib, agar ia terbiasa dari kecil.

Akan lebih baik jika orang tua mampu memberikan pendidikan al-Qur'an dan bekal ber-Islam langsung kepada anak-anaknya dan semua anggota keluarga.

Namnun jika orang tua belum mampu mengajar anggota keluarga langsung setidaknya bahkan sebaiknya kerjasama dengan lembaga al-Qur'an untuk mendidik keluarga dengan al-Qur'an.

“ Program KeluargaQu dibuat sebagai upaya Insan Qurani memfasilitasi keluarga yang ingin menghadirkan suasana dan pendidikan al-Qur'an dan Islam di rumahnya. ”

Salah satu rumah yang berkah dan penuh kebaikan adalah rumah yang penghuninya rutin melantunkan ayat-ayat al-Qur'an di dalamnya. Jangan jadikan rumah kita seperti kuburan dengan hilangnya suara tilawah al-Qur'an dari rumah tangga dan terdengar hanya setahun sekali saat Ramadhan.

Program KeluargaQu meliputi:

  • Belajar Baca al-Qur'an
  • Tahsin (perbaikan bacaan al-Qur'an) bagi yang telah mampu membaca al-Qur'an
  • Tahfizh (menghafal al-Qur'an) sesuai keinginan. Bisa juz 'Amma, Ayat/surah pilihan sampai 30 Juz.
  • Kajian al-Qur'an dan dasar-dasar ke-Islaman

Selain materi yang komplit, Program ini juga tersedia dalam mode online dan offline. Online berbasis video call dan offline dengan tatap muka langsung di tempat kami atau pengajar ke rumah. Tentu saja dengan protokol kesehatan selama masa pandemi Covid-19.

Dari Pendiri

Juli 14, 2016 0 comments adminustrator

Duis autem vel eum iriure dolor in hendrerit in vulputate velit esse molestie consequat, vel illum dolore eu feugiat nulla facilisis at vero eros et accumsan et iusto odio dignissim qui blandit praesent luptatum zzril delenit augue duis dolore te feugait nulla facilisi.

Nam liber tempor cum soluta nobis eleifend option congue nihil imperdiet doming id quod mazim placerat facer possim assum. Typi non habent claritatem insitam; est usus legentis in iis qui facit eorum claritatem. Investigationes demonstraverunt lectores legere me lius quod ii legunt saepius. Claritas est etiam processus dynamicus, qui sequitur mutationem consuetudium lectorum. Mirum est notare quam littera gothica, quam nunc putamus parum claram, anteposuerit litterarum formas humanitatis per seacula quarta decima et quinta decima. Eodem modo typi, qui nunc nobis videntur parum clari, fiant sollemnes in futurum.

“You never accomplish anything alone, I was feeling the absence of the people who were most influential in getting me to this point. wished they could be here too. ”

Claritas est etiam processus dynamicus, qui sequitur mutationem consuetudium lectorum. Mirum est notare quam littera gothica, quam nunc putamus parum claram, anteposuerit litterarum formas humanitatis per seacula quarta decima et quinta decima. Eodem modo typi, qui nunc nobis videntur parum clari, fiant sollemnes in futurum.

FUN FACTS

Hannah Jordan born in Yogyakarta, Indonesia 29 April 1990.

Her favorite book is Harry Potter!

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna aliquam erat volutpat. Ut wisi enim ad minim veniam, quis nostrud exerci tation ullamcorper suscipit lobortis nisl ut aliquip ex ea commodo consequat.

Duis autem vel eum iriure dolor in hendrerit in vulputate velit esse molestie consequat, vel illum dolore eu feugiat nulla facilisis at vero eros et accumsan et iusto odio dignissim qui blandit praesent luptatum zzril delenit augue duis dolore te feugait nulla facilisi. Nam liber tempor cum soluta nobis eleifend option congue nihil imperdiet doming id quod mazim placerat facer possim assum. Typi non habent claritatem insitam; est usus legentis in iis qui facit eorum claritatem. Investigationes demonstraverunt lectores legere me lius quod ii legunt saepius. Claritas est etiam processus dynamicus, qui sequitur mutationem consuetudium lectorum.

Mirum est notare quam littera gothica, quam nunc putamus parum claram, anteposuerit litterarum formas humanitatis per seacula quarta decima et quinta decima. Eodem modo typi, qui nunc nobis videntur parum clari, fiant sollemnes in futurum.

Terlindungi: Template: Password Protected (the password is “enter”)

Januari 4, 2012 0 comments adminustrator

Konten ini dilindungi dengan sandi. Masukkan sandi Anda di sini untuk menampilkannya: